Teman ngeBLUR, pada hari Minggu, 24 April 2016, teman-teman kita dari Komunitas Musik Fikom Unpad mengadakan sebuah acara unik yang diberi nama The I Way Festival. Mengusung konsep ‘perjalanan dengan pesawat’, acara ini diisi oleh penampilan dari para musisi dan seniman yang terlibat.

Lokasi yang terbilang unik, acara ini diadakan tepat bersebelahan dengan landasan pesawat terbang Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung. Suara pesawat yang akan take off  bersamaan dengan suara pengisi panggung membuat suasana di acara ini berbeda dengan acara seperti biasanya.

Tidak hanya musisi, panitia The I Way Fest rupanya juga menyiapkan konten-konten yang berhubungan dengan musik, teknologi, dan seni. Terlihat dari adanya live painting oleh Arte di Strada, hadirnya record labels gathering dari FFWD Records, Monsterstress Records, Kolibri Records, Sorge Records dan juga hadirnya stand oleh Kuassa Teknika, Doomwood, Rumuskoletifa dan masih banyak lagi.

Acara ini dibuka dengan penampilan Parahyena, dilanjutkan oleh The Godmother, Alzheimer Grind, Peonies, Kaveh Kanes, dan band yang sudah tidak asing lagi, White Shoes & The Couples Company. Setelah penampilan WSATCC yang identik dengan kelincahan Sari sang vokalis, rupanya hujan turun membasahi kawasan Bandung Barat ini. Acara yang banyak terinspirasi dengan kegiatan di pesawat seperti suara rekaman menirukan flight attendant ketika mengarahkan cara memakai sabuk pengaman ini pun terpaksa di-delay. Layaknya hal yang sering terjadi pada maskapai pesawat.

Rupanya delay acara tidak membuat pengunjung jera. Faktanya, setelah beberapa jam kosong karena hujan lebat, pengunjung kembali berkerumun, menantikan penampilan berikutnya dari band-band hasil audisi. Penampilan dari band-band tersebut rupanya menjadi penutup acara The I Way Fest ini. Sangat disayangkan, karena berbagai faktor, beberapa line-up artist seperti Kelompok Penerbang Roket, Danilla x Mondo Gascaro dan The S.I.G.I.T terpaksa dinyatakan batal untuk tampil. Meskipun demikian, konsep acara yang unik ini patut kita apresiasi dan tetap dapat menghibur pengunjung. Terkadang hal yang tidak kita duga dapat terjadi bukan? Semoga pada acara berikutnya dapat lebih maksimal lagi, kita tunggu The I Way Fest selanjutnya ya!