“Tidak akan pernah berubah suatu kebudayaan, jika tidak ada pemberontak di dalamnya.” –Pidi Baiq


Sebelum menulis ulasan tentang Opera Budaya 2016, segenap tim BLURadio Jatinangor mengucapkan selamat datang di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran ya, temen ngeBLUR! Semoga di sini kalian bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya, mengamalkan ilmu-ilmu tersebut dengan sebaik-baiknya dan bergaul seluas-luasnya. Nah dua hari kemarin, Jumat 26 Agustus 2016 dan Sabtu 27 Agustus 2016, Fakultas Ilmu Budaya menyambut mahasiswa baru dengan Opera Budaya 2016. Acara yang disajikan keren-keren dan nggak ada unsur perpeloncoan sama sekali loh, temen ngeBLUR. Gak heran deh kalau Opera Budaya jadi ospek terbaik selama bertahun-tahun.

 


Pada hari pertama, Pramuda FIB diajak keliling FIB bareng akang-teteh panitia untuk memperkenalkan kampus FIB kepada Pramuda. Kemudian ada acara bedah buku Dilan bersama Pidi Baiq. Gak kayak acara bedah buku yang biasanya, bedah buku kali ini seru banget temen ngeBLUR! Imam Besar The Panasdalam ini membuat mahasiswa baru tertawa dari awal sampai akhir sesi. Ketika ditanya hal-hal yang berkaitan dengan bukunya, Ayah Pidi malah santai menjawab dengan guyonan-guyonan. Tapi, guyonannya itu justru bikin kita mikir dan “punya quotes” tentang menjalani hidup loh! Gak cuma ngehibur lewat kata-kata aja, Ayah juga nunjukin kemampuannya lewat tiga lagunya. Pokoknya bedah buku kali ini bikin pembicara ringan, moderator senang, dan penonton pun riang!

Setelah bedah buku, Pramuda FIB diajak buat kenal sama kebudayaan Sunda bareng Saung Angklung Ujo dan Jajaka Jawa Barat. Menurut mereka, kebudayaan yang sudah menjadi warisan seharusnya tidak hanya didiamkan saja, tetapi harus dijadikan tambahan wawasan mahasiswa –khususnya mahasiswa yang ada di Jawa Barat.

Ada juga stand up comedy yang dibawain sama Imam Bonyok dan Kamaludin lalu dilanjut dengan penampilan himpunan mahasiswa yang bekerja sama dengan Forum Masyarakat Teater Sastra, temen ngeBLUR.

Pada Opera Budaya hari kedua, ada pengenalan Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan Komunitas yang ada di FIB yang disambut antusiasme oleh para Pramuda FIB. Pengenalan ini dimaksudkan agar Pramuda FIB lebih mengetahui tentang kegiatan non akademik di FIB yang sesuai dengan hobi dan minat mereka. Dilanjutkan dengan talkshow dengan seleb ask Marco Ivano yang membahas mengenai bagaimana dampak sosial media dalam kehidupan sosial remaja dan bagaimana menggunakannya dengan bijak sehingga sosial media tidak menjadi bumerang bagi penggunanya. Setelah magrib, tiap kelompok Pramuda FIB menampilkan apresiasi seni mulai dari kabaret, akustik, dll. Lalu acara ditutup dengan flashmob dari Kandaya Opera Budaya yang diikuti juga oleh para Pramuda FIB.

Penampilan Opera Budaya 2016 yang kece ini bikin Pramuda FIB lupa deh kalau mereka lagi ngejalanin ospek!