Sumedang merupakan daerah Sunda memiliki seni budaya yang sangat beragam. Untuk mengapresiasi seni dan budaya Sunda di Sumedang, Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Padjadjaran membuat acara Government Art Show 2016 pada 14 Mei 2016. Acara yang digelar di Lapangan Parkir PPBS Unpad ini merupakan bentuk apresiasi seni dan budaya Sunda di Sumedang yang ditunjukkan secara umum untuk masyarakat Sumedang dan secara khusus untuk mahasiswa yang ada di Jatinangor. Selain untuk mengenalkan seni budaya Sunda yang ada di Sumedang, acara ini juga mewadahi seniman dan budayawan Sumedang dalam berkarya loh, temen ngeBLUR.

Penonton yang hadir disuguhi penampilan tari tradisional pada sore hari, yaitu tari Jaipong, tari Jayengrana, dan tari Topeng Sumedang dari Sanggar Seni Geusan Ulun Sumedang dan Sanggar Sona Soni Sumedang. Selain seni tari, penonton juga disuguhkan penampilan seni musik tradisional, yaitu Rampak Gendang yang mengiringi penampilan Ronggéng Panggung dari Lingkung Seni Sunda dan permainan angklung dari Harpa 4. Serunya lagi, penonton dapat menikmati seni lukis yang dipajang di lorong pintu masuk. Lukisan yang dipamerkan di acara ini dapat dibeli loh. Ada juga stand permainan tradisonal seperti papanahan, kakalengan, dan susumpitan.

Setelah sore hari ada penampilan seni tradisional, pada malam harinya ada penampilan modernnya juga, temen ngeBLUR. Olegun & The Gobs dan BIO (Bandung Inikami Orcheska) menghibur penonton dengan penampilan musik ska mereka. Selain Olegun & The Gobs dan BIO, ada yang paling ditunggu-tunggu nih dari acara ini, yaitu Maliq & D’Essentials! Maliq & D’Essentials sukses membuat penonton bernyanyi bersama dengan membawakan tiga belas lagu, yaitu Dunia Sekitar, Dia, Terlalu, Blow My Mind, Penasaran, Setapak Sriwedari, Himalaya, Untitled, Menari, Terdiam, Aurora, Drama Romantika, dan Pilihanku.

Semoga dengan diadakan Government Art Show 2016 ini masyarakat Sunda (khususnya mahasiswa Unpad) akan lebih memahami dan menghargai budaya Sunda di Sumedang ya, temen ngeBLUR.