Temen ngeblur kalau malam minggu biasanya ngapain sih? Nonton film di bioskop sama gebetan? Ah itu mah udah biasa! Coba malam mingguan yang gak biasa, misalnya datang ke gigs seperti malam minggu kemarin di New Majestic Jl. Braga No. 1 Bandung (2/4). Ya, gigs yang digelar oleh An Intimacy kemarin memang pas banget buat malem mingguan temen ngeblur! An Intimacy yang kali ini bertajuk “Departure” tentunya berbeda dari edisi sebelumnya dimana setelah 12 edisi diadakan di Lou Belle Shop, gelaran An Intimacy kali ini diadakan di New Majestic, Braga yang dulunya dikenal Gedung AACC. Pemilihan venue ini menjadi pengingat bagi generasi sekarang atas apa yang pernah terjadi di gedung AACC delapan tahun lalu.

Nah, belakangan ini Bandung memang lagi sering diguyur hujan dan cuaca gak nentu gitu kaya si dia. Tapi jangan khawatir kalo mau yang pasti ya ada di An Intimacy. Gelaran kali ini memberikan suguhan musik dari beberapa band yang pernah tampil di An Intimacy pada edisi-edisi sebelumnya, salah satunya band folk asal Bandung Littlelute menjadi band pembuka dengan hitsnya berjudul ”Berlibur ke Poznan”. Setelah dibuat bersenandung oleh Littlelute, penampilan band asal Cirebon Good Morning Breakfast mulai unjuk gigi dengan musiknya yang mengaku mendapat inspirasi dari gelombang britpop era 90-an dan juga UK indie-rock kekinian.

Di masa sekarang ketika musik didominasi oleh bebunyian elektronik, jujur saja ada kerinduan tersendiri untuk mendengarkan kembali musik indie pop dalam format band yang organik seperti Bedchamber. Band asal ibukota ini mengembalikan kerinduan kita akan musik indie pop dengan lagu-lagunya yang ada dalam EP mereka Perennial. Tidak ketinggalan penampilan dari Ellipsis yang bermain dengan harmonis ritmis instrumental dan sedikit mengingatkan pendengar malam itu pada musik-musik yang diusung oleh band seperti Toe, Lite, dan The Mars Volta. Memang Bandung teh gak pernah kehabisan pemuda-pemudi yang kreatif seperti Heals yang tampil dengan musik alternative rock yang salah satunya ada teteh geulis dibagian bass menghibur penonton sore itu.

Sempat break maghrib, An Intimacy kembali memberi penonton suguhan yang gak kalah cihuy yaitu penampilan dari Diocreatura yang merupakan side-project dari Ekky Darmawan, yang juga tergabung di Polyester Embassy. Tidak sampai disitu, band yang mengusung genre experimental, rock, electronica, progressive, yaitu Polyester Embassy juga ikut memeriahkan suasana malam itu menjadi pecah. Selanjutnya, band psychedelic rock Sigmun dengan nuansa vokal khas dari Haikal Azizi malam itu tampil maksimal. Dan di akhir gelaran An Intimacy Departure, penonton diajak berimajinasi dengan musik post-rock dari Under The Big Bright Yellow Sun.

Yap, semoga gigs semacam ini bisa selalu ada agar scene musik lokal Bandung bisa terus hidup. Pokoknya kalian yang gak dateng ke acara An Intimacy Departure edisi kali ini bener-bener rugi deh! Tunggu saja An Intimacy edisi selanjutnya, tapi inget kudu dateng ya temen ngeblur!