Temen ngeBLUR setuju kan kalau musik adalah bagian dari hidup? Makanya gak salah ketika idola kamu manggung, temen ngeBLUR bakalan bela-belain datang buat nonton. Nah, ini nih yang bikin suasan pecah dan seru pada Jumat, 7 April 2017 kemarin. Jatinangor memang selalu punya banyak ide dan warna. Buat nyatuin semua ide, warna, dan bikin erat para pencinta musik, hadirlah acara “Ngomong Jangan Kosong, Nanti juga Lo Paham”.

Acara Jumat lalu merupakan sebuah gagasan yang keren. Kenapa keren? Soalnya banyak anak muda yang berbeda selera genre musik bisa menyatu pada satu malam itu. Gate yang dibuka pukul 15.30 WIB membuat Easton Park Jatinangor ramai oleh para penonton yang mulai berdatangan. Mulai dari stan makanan hingga clothes semuanya ada. Temen ngeBLUR gak perlu bingung saat lapar dan haus karena stan makanan hampir mendominasi acara Jumat lalu.

Pukul 17.40 WIB ada penampil pertama, yaitu The Trees Strips. Mereka tampil sebagai pembuka sambil mengiringi suasana senja. Setelah break isoma acara kembali dilanjutkan dengan penampilan dari Space Submarine yang menambah suasana di sekitar stage menjadi lebih ramai. Para penonton semakin banyak berdatangan dan mulai memenuhi area stage. Disusul dengan penampilan dari Superego yang membawakan empat buah lagu mereka, salah satunya berjudul “Fall” yang isinya menceritakan tentang sebuah cinta berbeda keyakinan.

Tak beranjak lama, perempuan berparas cantik pujaan para cowok, yaitu Sky Sucahyo on stage pukul 19.55 WIB. Anggun seperti biasanya Sky Sucahyo membawakan lima buah lagu dan berhasil membius para penonton dengan suaranya. Suasana malam menjadi semakin hangat dan asyik. Lagu bertemakan tentang istri menjadi penutup dari penampilan Sky Sucahyo di “Ngomong Jangan Kosong” malam itu.

Lalu, sambutlah Pandai Besi! Para penonton mulai histeris ketika Pandai Besi menaiki stage. Band yang merupakan side project dari band Efek Rumah Kaca ini begitu menghibur dan berhasil membuat suasana semakin pecah. Penonton begitu antusias dan mulai bernyanyi bersama. Pandai Besi membawakan beberapa lagu seperti “Insomnia”, “Jangan Bakar Buku”, “Di Udara”, “Menjadi Indonesia”, “Desember”, hingga lagu terbaru mereka yang baru rilis beberapa waktu lalu yang berjudul “Rintik” dengan melodi yang ramah di telinga. Hal itu mampu membius semua penonton, tentunya tidak lepas dari ciri khas aransemen Pandai Besi itu sendiri.

Buat yang udah nunggu-nunggu, sekarang saatnya The Sigit x Pandai Besi. Dengan penampilan kurang lebih selama 20 menit, kedua band besar ini menampilkan sesuatu yang luar biasa. Begitu terasa seru dan pecahnya suasana ketika mereka berkolaborasi membuat penonton terpukau memandangi stage. The Sigit dan Pandai Besi merupakan band dengan segudang prestasi yang begitu cocok untuk dijadikan sebuah paduan dalam satu stage. Mengingat adanya perbedaan genre musik setiap anak muda, maka tercetuslah ide hingga terkonsep acara seperti ini yang begitu sayang untuk dilewatkan oleh temen ngeBLUR. Semua menyatu dalam satu irama, baik para performance maupun para penonton.

Tak berakhir di situ, The Sigit kembali ke atas stage dan memberikan penampilan terbaik untuk para fansnya yang sudah menunggu penampilan mereka. The Sigit kembali memberikan penampilan yang tak jauh keren ketika mereka berkolaborasi bersama Pandai Besi. Mereka membawakan beberapa lagu seperti “Son of Sam”, “Soul Sister”, “Black Summer”, “Alright”, “Money Making”, “Up and Down” dan lagu lainnya. Sebagai band besar The Sigit memberikan penampilan yang sangat epic. Penonton terpuaskan sehingga waktu tak terasa mendekati tangah malam. Lagu “Provocateur & Blackamplifier” menjadi penutup sekaligus berakhirnya acara ini. Sebuah acara yang super kreatif dan terkonsep membuat para penonton yang dahaga akan idolanya dapat tersalurkan dengan positif. Maka dari itu, “Ngomong Jangan Kosong”.