Apa yang terlintas di kepala kamu ketika ngeliat judul artikel ini? Kacau? Chaos? Gokil? Edan? Ya, itu lah kata-kata yang pas untuk gelaran Limunas #9 kemarin (27/3) di Institut Francais d’Indonesie (IFI) Bandung. Gak kerasa temen ngeblur, Limunas udah sampe edisi ke-sembilan! Kalau di edisi sebelumnya Limunas menyuguhkan aksi dari Rajasinga dan Navicula, di edisi ke-sembilan Limunas kembali memberikan suguhan musik yang super lebih extra mega mantap dengan menghadirkan Seringai dan Poison Nova. Limunas emang paling tau gimana caranya membuat para serigala militia puas!

Dibuka oleh band asal Cirebon, Poison Nova membuat suasana awal dimulainya acara menjadi panas.  Dengan musik death metal ala Norway, band asal Cirebon ini membuka penampilannya dengan beringas dan mencekam. Setlist yang dibawakan Poison Nova malam itu terdiri dari lagu-lagu yang ada dalam EP mereka “Circle of Woe”. Dan rencananya, Poison Nova akan merilis 7” album dalam waktu dekat.

 

 

 

 

 

 

 
Udah panas dibuka oleh Poison Nova? Sekarang giliran Seringai menghajar para serigala militia malam itu. Lagu Skeptikal memulai pemanasan dari Arian Tigabelas dan kawan-kawan. Setelah selesai pemanasan, giliran lagu Puritan dan Tragedi membakar semangat para serigala militia untuk melakukan moshing. Amplifier pun mulai memanas! Serigala militia semakin beringas melakukan stage diving di kerumunan penonton. Selanjutnya dihajar anthem Program Party Seringai dimana Arian memberikan instruksi agar para serigala milita melakukan wall of death yang tentunya bikin chaos! Abis wall of death, istirahat dulu dengan lagu Lissoi. Selesai rehat, Seringai langsung menghajar kembali dengan lagu Lencana dan Mengadili Persepsi yang berujung pada choir massal. Di lagu berikutnya, Seringai ditemani oleh wanita yang sudah tidak asing lagi, yakni Risa Saraswati. Di lagu Marijuanaut, Risa memberikan angin segar kepada penonton malam itu. Risa turun panggung, Seringai pun kembali menghajar penonton dengan lagu Kilometer Terakhir dan lagu wajib Dilarang di Bandung. Lagu Ace of Spades pun dipilih sebagai lagu penutup konser malam itu, sampai akhirnya teriakan encore berkumandang. Permintaan tersebut diamini dan Seringai kembali ke atas stage dan membakar Bandung dengan lagu Alkohol. Serigala militia pun semakin beringas dan membuat stage dipenuhi oleh para serigala milita dan empat personil Seringai. Edan!

Penampilan pembuka yang beringas dari Poison Nova dan penampilan Seringai dengan setlist lebih dari 15 lagu membuat Limunas edisi ke-sembilan malam itu berakhir mantap. Satu kata untuk Limunas #9: Edan! Ditunggu Limunas #10 yang lebih edan!