Eksperimentasi Akustika adalah sebuah event berbasiskan DIY movement yang lahir di sekitar bulan April 2004. Mereka adalah Galih , Dayat , Sandya dan Dede yang bisa dibilang merupakan mahasiswa-mahasiwa resah asal Fakultas Ilmu Budaya, Unpad yang memiliki insiatif untuk membuat sebuah gig musik mandiri tanpa desakan pihak sponsor, otoritas kampus, keamanan dan tetek bengek lainnyaMereka juga seakan ingin mendobrak tentang persepsi sebagian mahasiswa kala itu bahwasanya gig yang ideal itu adalah hanya pensi atau bazaar, bukan gig kecil-kecilan dengan peralatan minim.

Sabtu, 28 Juli 2012 di daulat sebagai hari kembalinya sebuah pertunjukan musik yang berbasiskan DIY movement di 8 tahun silam. Rupanya Dede dan kawan-kawan ingin kembali membangun sebuah gig musik mandiri tanpa otoritas kampus dan hasilnya Eksperimentasi Akustika #2 bisa digelar dengan bantuan Gelanggang Mahasiswa Sastra Inggris (GEMASI) Fakultas Ilmu Budaya Unpad. Menghadirkan distantyearningalert, Prabu Pramayougha, Ledakan Urbanisasi, Galant, Rayhan Sudrajat, Mr. Sonjaya, Nadafiksi, Teman Sebangku, Saguaro dan Deugalih And Folks. Acara ini sendiri bertempatkan di Taman UKM (pinggir kolam Fakultas Perikanan Unpad) atau yang lebih di kenal dengan sebutan Arboretum.

Sebelumnya Eksperimentasi Akustika #2 ini di jadwalkan mulai pada pukul 15:00 namun akhirnya molor selama kurang lebih satu jam. Dan memang peralatan di panggung Arboretum Unpad sore itu tergolong minim, bahkan tampil apa adanya, tidak ada dekorasi panggung yang berarti hanya beralaskan rumput Arboretum, berdiri sama tinggi dengan penonton. distantyearningalert membuka penampilannya dengan beberapa lagu cover-an, salah satunya adalah lagu dari KLA Project. Proyek solo dari Sanya Maulana ini sebenarnya memainkan musik electronic downtempo namun, saat sore itu distantyearningalert bermain dengan dengan set semi acoustic ditemani beberapa temannya sebagai additional players. Solois Prabu Pramayougha yang baru saja merilis mini album YA! ini tampil dengan musik 80s-90s pop punk. Lagu-lagu seperti Hi Rena!, Indie Rock 101, dan beberapa cover-an JKT 48 seperti Heavy Rotation pun tak luput dibawakan oleh penggemar JKT 48 ini. Ledakan Urbanisasi yang tak lain adalah Dede menjadi penampil yang ketiga. Beberapa penonton terdengar mulai ber-sing along ketika Ledakan Urbanisasi meng-cover Going Away To College dari blink-182 dan Bob Marley. Namun, sayang Ledakan Urbanisasi ini terlihat agak terburu-buru dalam memainkan musik anti-folknya dan di saat waktu yang hampir bersamaan adzan Maghrib berkumandang. Setelah sempat break adzan Maghrib dan pembagian tajil dari panitia Eksperimentasi Akustika #2. Lampion dan beberapa lampu sempat dipasang saat senja menjelang. Hal tersebut memang sengaja dibuat sedemikian rupa agar tercipta suasana intim dan romantis. Galant tampil dengan dibantu dua orang temannya memainkan musik pop, akustik dengan sentuhan R&B.

Giliran Rayhan Sudrajat unjuk kebolehannya dengan lagu-lagu psychedelic rock yang dimainkannya secara medley. Oh, ya Rayhan juga menjadi satu-satunya talent yang tidak bermain akustik di acara akustik ini. Rayhan malah terlihat asyik sendiri memainkan stombox effect miliknya. Beruntung hal itu tidak menyurutkan animo penonton yang memang terlihat ramai di Arboretum Unpad ikut menikmati alunan gitar elektrik dari Rayhan Sudrajat. Hari semakin malam ketika Mr. Sonjaya menyanyikan musik folk yang syahdu dan menghangatkan malam yang dingin. Terbukti ketika mereka naik ke panggung, penonton pun mulai mendekat ke depan panggung dan menikmati suguhan yang disajikan oleh Mr. Sonjaya.

Nada Fiksi melanjutkan aksi deretan musik folk dari berbagai talent yang tampil di Eksperimentasi Akustika #2. Nadafiksi menawarkan musik folk dengan duo vocal wanita dan pria berkarakter kuat yang di iringi cello dan suling bambu dan berhasil menghipnotis penonton untuk mengikuti alunan musik mereka. Musiknya sendiri terdengar mencekam namun, begitu menenangkan. Teman Sebangku, dengan musik folk ceria yang dikenal berkat single mereka Menari, berhasil membuat telinga penonton bernari mengikuti keceriaan musiknya. Saguaro tampil dengan musik folk yang dibalut dengan musikalisasi puisi. Mungkin saja sang vokalis, Maryam Supraba banyak terinspirasi dari karya-karya sastra sang ayah, Alm. WS Rendra. Penampilan Saguaro memang memukau malam itu, kekuatan lirik, puisi dan kemampuan vocal dari Maryam Supraba begitu memumpuni. Terbentuk di ITB 1997, Saguaro begitu terlihat matang di usianya. Di pukul 22:00 Deugalih And Folks menjadi talent yang terakhir tampil. Hal ini memang ditunggu-tunggu selain karena sebagian personil Deugalih And Folks ini memang dikenal di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unpad, penampilan atraktif mereka juga memang patut untuk di tunggu dan di tonton. Meski tampil minus beberapa personilnya malam itu Deugalih And Folks memang tidak mengecewakan penonton yang memang telah lama menunggunya. Jika biasanya Deugalih And Folks membawakan lagu-lagu yang berbau folk rock namun, malam itu mereka lebih terlihat seperti jamming membawakan musik-musik jazz. Selain itu mereka juga tampil featuring dengan vocalist Saguaro, Maryam Supraba di lagu About Me. Penampilan Deugalih And Folks ditutup di pukul 22:30 bersamaan dengan dimainkannya single pertama mereka, Earth dan tentunya di iringi sing along dari penonton.

Eksperimentasi Akustika #2 hadir dengan rentang waktu 10 tahun lamanya. Tentunya hajatan ini memang tidak dilewatkan oleh para penonton karena selain menjadi ajang reuni Eksperimentasi Akustika # 1, ini juga sekaligus menjadi acara hiburan di saat bulan puasa. Musisi-musisi yang tampil memang mampu menciptakan atmosfir dan imajinasi tersendiri bagi orang yang hadir malam itu. Arboretum Unpad yang dijadikan venue Eksperimentasi Akustika # 2 ini juga seolah menyatu dengan musik yang diusung. Bisa dibilang ini merupakan suatu terobosan atau opsi kedua ketika sebuah gig yang umumnya hanya digelar di sekitaran gedung kampus saja. Ini bisa menjadi trigger bagi mahasiswa yang lain untuk melakukan hal serupa dan tentu saja dengan mengusung etos DIY movement. Karena seyogyanya gig macam beginilah yang ditunggu para mahasiswa. Intimnya sebuah interaksi antara musisi dan penonton dapat tercipta disini.

Oh, ya untuk kalian yang tidak sempat hadir di acara Eksperimentasi Akustika #2 kalian bisa mengunduh kompilasinya yang memang isinya adalah para pengisi acara Eksperimentasi Akustika #2. Nah, setelah kalian mengunduhnya, kalian bisa mencoba mendengarkannya langsung di Arboretum Unpad dan langsung menikmati excitement tersendiri sembari mendengarkan lagunya. Dan satu hal lagi, semoga saja event Eksperimentasi Akustika #3 tidak digelar dalam kurun waktu 8 tahun yang akan datang.

File download Eksperimentasi Akustika #2 Free!!

More photos about Eksperimentasi Akustika #2.

Credit:

                        
Author Dean Genial Iqbal                                 Photographer Raymond Herlindo