Siang tadi (Minggu, 29/04) sebuah kolektif perempuan bernama Fat Velvet ngadain sebuah acara bertajuk DROP-IN DIALOGOUES yang bertempat di Please, Please Please!, Jalan Progo Nomor 37, Bandung. Fat Velvet sendiri dibentuk dari pertemanan perempuan yang sama-sama berkegiatan dalam industri kreatif loh, temen ngeBLUR. Acara DROP-IN DIALOGOUES dilatarbelakangi oleh keresahan anggota Fat Velvet soal budaya penulisan dan membaca di kalangan masyarakat, terutama pelaku industri kreatif. Nah, untuk memfasilitasi temen ngeBLUR buat menulis dan membaca, mereka mengundang beberapa guest star yang ahli di bidangnya.

DROP-IN DIALOGOUES dimulai dengan creative writing workshop bareng Amenkcoy dan Sundea. Amenk merupakan seorang seniman, ilustrator, dan desainer lepas yang tertarik dengan dunia industri kreatif, karena menurut Amenk menulis merupakan salah satu cara sebagai penghilang stress. Salah satu dosen asal Bandung ini pun terlibat dalam sebuah kelompok seni kolektif yang berorientasi pada tata kolase bahasa puisi ‘mbeling dengan pendekatan musik dan pencitraan visual ambiguitas bernama Pemandangan, temen ngeBLUR. Sedangkan Sundea adalah penulis yang hingga saat ini telah menerbitkan delapan buku. Supaya ilmu workshop yang udah dikasih nempel, Sundea segera memberikan kesempatan para peserta buat langsung nulis! Wah asyik banget ya!

Setelah selesai creative writing workshop, acara dilanjutkan dengan dramatic reading workshop bareng Wanggi Hoed dan Christie Vaam Laloan. Wanggi Hoed merupakan seorang seniman pantonim dan aktivis sosial yang telah mempelajari teater sejak 2004. Sedangkan Christie merupakan seorang lulusan teater dari Insitut Seni Budaya Indonesia, Bandung. Di sesi kedua ini, peserta juga diajak praktik main teater bareng kedua ahli tersebut, temen ngeBLUR.

Sekian dulu ulasan acara yang diadakan Fat Velvet kali ini. Sampai ketemu di acara-acara menarik lainnya!

 

Penulis dan Editor: Nada Meita Nursiswati