Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran (PSM Unpad) kembali mengadakan konser tahunan mereka pada Jumat (23/11) kemarin. Konser yang digelar di Graha Sanusi Hardjadinata tahun ini mengambil judul Canticum Novum yang dapat diartikan sebagai ‘nyanyian baru’. Lagu-lagu yang dibawakan oleh PSM Unpad tadi malam adalah lagu-lagu kontemporer, temen ngeBLUR. Dengan kostum bernuansa biru-krem yang dikenakan oleh setiap penyanyi, suasana di Graha Sanusi syahdu banget.

Terdapat dua sesi dalam konser tahun ini dengan masing-masing sesi terdapat sembilan lagu. Pada sesi pertama ada lagu Nunc Dimittis, Pater Nonster, Nyne Otpushachaeshi, Crucifixus, Te Lucis Ante Terminum, Spray Christus, Ambang Batas, Sahut Namaku, dan Leonardo Dreams of His Flying Machine, sedangkan pada sesi kedua ada lagu En La Macarenita, Pseudo-Yoik Lite, Izar Ederrak, Home, Java Jive, What a Wonderful World, El Hambo, Vindo, dan Me-Na-Ri. Kedua sesi ini dipimpin oleh konduktor yang sama lho, temen ngeBLUR, yaitu Kak Arvin Zeinullah.

Ada yang unik di konser tahun ini. Pada lagu Crucifixus dan Me-Na-Ri para penyanyi yang biasanya cuma stay di panggung, tadi malam nyebar ke seluruh penjuru ruangan Graha Sanusi. Kak Arvin juga berdiri di tengah-tengah penonton, temen ngeBLUR. Penonton dibuat terkagum-kagum deh sama kejutan ini!

Di akhir acara, sebagai lagu penutup PSM Unpad membawakan lagu dari Papua. Sesuai sama harapan mereka, Canticum Novum memang membawa semangat generasi baru yang indah dengan cara menghibur seluruh penikmat musik paduan suara ya, temen ngeBLUR! Sampai ketemu di konser PSM Unpad tahun depan!